dr Alamsyah: di Bekasi Klaster Industri yang Paling Banyak Sumbang Kasus Covid-19
![]() |
| sumber: google |
Kini Kota Bekasi masih menjadi daerah yang termasuk dalam zona merah, penularan Covid-19 di Kota Bekasi sendiri paling dominan berasal dari klaster industri. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi sendiri yang mengatakan hal tersebut.
“Klaster industri paling banyak sampai 900-an kasus dari 56 perusahaan,” kata dia.
Disinggung mengenai klaster lain seperti keluarga dan kumpulan olahraga indoor seperti sanggar senam, dr Alamsyah mengaku bahwa hal itu bisa saja terjadi, namun persentasenya masih di bawah klaster industri.
“Klaster keluarga enggak banyak. Tetap terbanyak di (kawasan) industri,” ujarnya.
Sementara itu salah seorang pengurus RW di Tambun Utara mengaku keberatan jika wilayahnya disebut memiliki klaster penyebaran Covid-19 baru. Hal itu lantaran proses tracing masih berjalan dan hanya satu orang yang positif.
“Belum bisa disebut klaster karena tidak terbukti ada persebaran dari sini. Memang satu orang positif, tapi satu masih suspek,” ujarnya.
“Sekalipun positif, dengan baru dua orang terbukti apakah iya bisa disebut klaster persebaran? Jadi, mohon diluruskan juga,” kata dia.
Begitu pun yang terjadi di Tambun Selatan yang beberapa waktu lalu juga sempat terjadi kasus positif yang diduga berasal dari komunitas olahraga. Salah seorang warga menyebut bahwa dari hasil penelusuran ternyata sumber penularan berasal dari klaster industri.
“Jadi yang positif ini memang hobi main badminton, tapi pas di-tracing ternyata kenanya dari kantor. Temen-temen badmintonnya negatif semua,” katanya.
Sumber: Ayobandung.com

Comments
Post a Comment