Posts

Showing posts from August, 2019

Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni Berhasil Meraih Gelar Sarjana Ekonomi

Image
Selasa (17/3/2019), Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)  PT Bank Negara Indonesia (Persero)   Tbk  diketahui telah merombak habis sebagian besar manajemen baik dijajaran komisaris maupun direksi. Bahkan posisi Direktur Utama  BNI   itu kini telah dipegang oleh  Achmad Baiquni   setelah sebelumnya dipegang oleh Gatot M Suwondo yang telah habis masa jabatannya. Namun, ternyata untuk menjadi Direktur Utama dari  Bank Negara Indonesia  ini,  Baiquni   juga harus merangkak dari awal. Ditahun 1982,  Baiquni   berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung yang kemudian ditahun 1984 ia memulai karir perbankan nya di  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk  dan dari situlah ia berhasil menduduki beberapa jabatan manajerial, seperti adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Merasa...

Sejak tahun 2015 Achmad Baiquni Sudah Dipercaya Menjadi Dirut BNI

Image
Sumber: Google Achmad Baiquni   kini telah menjadi Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI), tidak salah mempercayai  Baiquni  sebagai Dirut sejak tahun 2015 untuk BNI . Sejak dipercaya  Achmad Baiquni  sebagai 'bankir bertangan dingin' bank pelat merah ini konsisten menghasilkan kinerja positif dari waktu ke waktu. Achmad Baiquni  telah sukses menghantarkan BNI untuk mendapatkan laba bersih sebesar Rp13,62 triliun di sepanjang tahun 2017. Laba bersih itu meningkat sebanyak 20,1% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,34 triliun. Semakin meningkatnya pendapatan laba bersih tersebut merupakan hasil dari perkembangan bisnis pada segmen  Business Banking  dan  Consumer Banking  dengan disertai perbaikan kualitas aset. Di tahun 2018 BNI masih mampu untuk menunjukan kinerja positifnya. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan laba bersih BNI yang pada semester I-2018 mencapai Rp7,44 triliun atau tumbuh ...

Empat Orang Tak Dikenal Lempari Bom Molotov ke Kantor DPP Golkar

Image
Selasa (20/8/2019) tepatnya pada malam hari terjadi peristiwa yang terkadi di Kantor DPP Partai Golkar yang berada di Jalan Anggrek Neli, Palmerah, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut adanya orang yang tak dikenal melempari dua bom molotov pada kantor DPP Partai Golkar. Sampai saat ini untuk siapa pelaku pelemparan bom molotov tersebut belum diketahui. Tetapi, dilansir dari Akurat.co pelaku pelemparan bom molotov sebanyak empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor. Pada awal peristiwa keempat pelaku tersebut dibukakan pintu gerbang oleh pihak keamanan kantor Golkar, bukannya masuk ke dalam, dua orang yang dibonceng itu malah membakar bom molotov dan melemparkannya ke dalam kantor. "Jadi satu orang melempar ke dalam. Satunya lagi itu kena pagar dan jatuh ga sampai ke dalam," kata pria paruh baya yang enggan disebutkan namanya kepada AKURAT.CO Rabu (21/8/2019). Kini DPP Golkar masih dijaga ketat oleh aparat TNI Polri agar peristiwa itu tidak terulang kembali. ...

Dua Saksi Terkait Dugaan Suap Proyek PUPR Dipanggil KPK

Image
Dalam kasus suap pelaksanaan pekerjaan proyek di Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2016, Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua orang saksi untuk kasus tersebut. Pada hari ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK Febri Diansyah, KPK akan mengagendakan pemeriksaan terhadap Karyawan PT Papua Putra Mandiri, Yance Syauta dan seorang Konsultan Zulkhairi Muchtar. Untuk tersangka Direktur dan Komisaris PT Sharleen Raya Hong Aarta John Alferd (HA) lah mereka akan bersaksi dengan dugaan terkait secara bersama-sama memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara. Janji atau uang yang diberikan tersebut diduga untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan jabatannya. "Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HA ," kata Febri, setelah dikonfirmasi, Kamis (8/8/2019). Diketahui, salah satu penyelenggara yang diduga menerima suap dari Hong Artha yakni, ...

Achmad Baiquni si Bankir Bertangan Dingin

Image
Sumber: Google Achmad Baiquni   kini telah menjadi Direktur Utama Bank Negara Indonesia ( BNI ), tidak salah mempercayai  Baiquni  sebagai Dirut sejak tahun 2015 untuk BNI . Sejak dipercaya   Achmad Baiquni  sebagai 'bankir bertangan dingin' bank pelat merah ini konsisten menghasilkan kinerja positif dari waktu ke waktu. Achmad Baiquni  telah sukses menghantarkan BNI untuk mendapatkan laba bersih sebesar Rp13,62 triliun di sepanjang tahun 2017. Laba bersih itu meningkat sebanyak 20,1% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,34 triliun. Semakin meningkatnya pendapatan laba bersih tersebut merupakan hasil dari perkembangan bisnis pada segmen  Business Banking  dan  Consumer Banking  dengan disertai perbaikan kualitas aset. Di tahun 2018 BNI masih mampu untuk menunjukan kinerja positifnya. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan laba bersih BNI yang pada semester I-2018 mencapai Rp7,44 triliun atau tumb...